Gara-gara belum melunasi Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) bulanan
sekolah, sekitar 10 orang siswa SMA Negeri 4 Kota Sukabumi Kelas 11 IPS 1 tidak
bisa mengikuti Ulangan Tengah Semester (UTS) untuk mata Pelajaran Matematika.
Mereka Diusir salah
seoarang guru yang tiada lain adalah wali kelasnya sendiri (Imawati). Aksi
pengusira terjadi sebelum siswa melaksakana UTS pelajaran matematika, Kamis
(10/10) lalu.
''Hanya siswa kelas
kami saja yang diusir. Sedangakan yang lainnya tidak. Kami tidak diperkenankan
ikut ujian dengan alasan belum bayar SPP,'' ungkap salah seoarng siswa SMAN 4,
Natasha kepada Jurnal Sukabumi. Jum’at (11/10) kemarin.
Diakui Natasha,
dirinya belum membayar SPP itu selama tiga bulan. Dimana setiap bulan nya di
bebani biaya sebesar Rp. 250 ribu. “Saya belum bayar SPP dari bulan Juli -
Oktober 2013, ini karena orangtua belum
memiliki uang,” keluhnya.
Lanjut Natasha,
pada saat di usir dari dalam ruangan kelas. Dirinya dan siswa lainnya yang
bernasib sama merasa kecewa dan sangat malu. Pasalnya, selama dua jam lebih dia
terpaksa harus diam di luar kelas menunggu mata pelajatan UTS lainnya.
“Pengusiran ini yang peratama kali saya rasakan, sebelumnya kami tidak pernah,”
kesalnya.
Tambah Natasha,
akibat tidak bisa mengikuti UTS pelajaran matematika itu. Dia dan siswa lainnya
harus mengikuti ulangan susulan yang akan di laksanakan pada hari Sabtu (Hari
ini_red). “Kata Ibu Imawati, hari sabtu kita dibolehkan mengikuti ulangan
susulan matematika ini. Dengan pengecualian,” pungkasnya. Nendu Cahya
.jpg)
0 komentar:
Posting Komentar