Home » » Krisis Air, Pemkab Minta Bantuan BNPB

Krisis Air, Pemkab Minta Bantuan BNPB

Written By Jurnal Sukabumi on Minggu, 13 Oktober 2013 | 02.54

Cisaat, Jurnal Sukabumi Dampak kekeringan yang terjadi di Kabupaten Sukabumi semakin meluas. Tercatat ada sembilan kecamatan yang mulai mengalami krisis air. Untuk mengatasi hal itu, Pemda Kabupaten Sukabumi akhirnya skan meminta bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). ‘’Kita sudah mengajukan permohonan bantuan ke BNPB. Permintaan itu diharapkan bisa segera ditanggapi untuk mempercepat penanganan krisis air bersih. Sebab krisis air sudah berlangsung selama sebulan terakhir ini,'' kata Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Usman Susilo, Rabu (9/10). Dikatakan Usman, saat ini ada sembilan kecamatan yang mengalami krisis air bersih. Ke sembilan kecamatan itu yakni Bantargadung, Palabuhanratu, Cikembar, Purabaya, Jampang Kulon, Surade, Cimanggu, Tegalbuleud, dan Simpenan. Rencananya di setiap lokasi yang mengalami krisis air bersih akan dibangun sumur bor. ''Kehadiran sumur bor diharapkan bisa mempermudah warga untuk memperoleh air bersih. Awalnya BPBD akan menyalurkan air bersih dengan menggunakan truk tangki air PDAM. Namun hampir sebagian besar daerah yang terkan krisis air bersih berada di pelosok,'' katanya. Rojab Asy'ari
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar



 

Copyright © 2013. Jurnal Sukabumi - All Rights Reserved